MRI – Banda Aceh | Praktisi hukum Muhammad Zubir, SH, MH menyayangkan sikap Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, terhadap Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem.
Hal itu disampaikan Zubir menanggapi video pertemuan keduanya yang beredar luas di media sosial beberapa hari terakhir.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis 9 Agustus 2026, Muhammad Zubir menilai komunikasi yang ditampilkan dalam video tersebut tidak mencerminkan etika pejabat negara terhadap kepala daerah.
“Saya sangat menyayangkan sikap Pak Menteri Pertanian terhadap Gubernur Aceh. Dalam video yang beredar terlihat jelas ada gestur dan cara bicara yang mengecilkan kewibawaan seorang kepala daerah,” ujar Muhammad Zubir.
Ia menambahkan, hubungan antara pemerintah pusat dan daerah seharusnya dibangun atas dasar saling menghormati dan koordinasi.
“Apalagi Aceh memiliki kekhususan. Seharusnya komunikasi dilakukan secara konstruktif, bukan dengan cara yang terkesan arogan di depan publik,” tegasnya.
Zubir berharap Kementerian Pertanian dapat memberikan klarifikasi terkait konteks penuh dari video tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat Aceh.
“Kami tidak ingin gaduh. Tapi sebagai warga Aceh, kami juga ingin pejabat pusat menghargai pimpinan daerah kami. Mari selesaikan secara baik-baik dan saling menghormati,” katanya.
Video yang memperlihatkan interaksi antara Mentan dan Gubernur Aceh itu memang memicu beragam komentar di media sosial. Sebagian netizen menilai komunikasi tersebut kurang pantas, sementara sebagian lainnya meminta publik menunggu penjelasan resmi dari kedua belah pihak. []
