Syech Muharram : Pemuda Pendorong Visi-Misi Pemerintah Aceh Besar

oleh
oleh

MRI – Aceh Besar | Bupati Aceh Besar Syech Muharram Idris mengatakan semua kita berkeinginan melakukan perubahan untuk daerah yang kita cintai ini, mewujudkan perubahan seluruh elemen harus bersatu dan bersinergi.

Hal itu disampaikan Syech Muharram dalam sambutannya pada acara Hala Bihalal Pemuda Aceh Besar dan tokoh masyarakat Aceh Besar yang digelar sukses PB-IPAR di gedung Balai Guru Penggerak (BGP) Ingin Jaya (05/03/2025) Sabtu.

Menurutnya tema perubahan yang diusungnya bersama Drs. Syukri A. Jalil bukanlah omon-omon belaka sejak mereka memutuskan untuk megabdi bagi Aceh Besar lewat jalur Independen dalam pilkada 2024.

“Pemuda harus mendorong perubahan, mendorong pemerintah mewujudkan visi-misi pemerintahan kedepan”, ujar Syech.

PB-IPAR bukanlah organisasi cipayung akan tetapi pemerintah akan mensupport seluruh kegiatannya yang berbasis pertumbuhan ekonomi masyarakat, pengembangan SDM dan peningkatan kapasitas kepemudaan di Aceh Besar.

Pemerintahan periode kami siap membantu organisasi dengan catatan kegiatan yang digelar membawa dampak positif terhadap masyarakat secara langsung, pungkas Syech Muharram mengakhiri sambutannya.

Sementara itu Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Banda Aceh Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M. Ag menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Halal Bihalal sebagai wadah silaturrahmi pemuda dan tokoh-tokoh Aceh Besar.

Meski demikian Prof. Mujib menyarankan evaluasi internal PB-IPAR sebagai upaya upagrade kinerja organisasi yang berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya pendalaman nilai-nilai akademik dan keagamaan.

“IPAR sebagai salah satu wadah kepemudaan dinilai penting pengembangan nilai akademik dan keagamaan sebagai ujung tombak mendukung pemerintah dalam pembangunan”, papar Rektor UIN dalam sambutannya mewakili tokoh masyarakat.

Transformasi struktural itu mesti dibarengi dengan nilai sebagai upaya mendukung visi-misi pemerintah lima tahun kedepan, ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PB IPAR, Fata Muhammad, S. Pd. I., MM dalam sambutannya menyoroti pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan.

Fata secara terbuka mengataka, banyak pemuda yang memilih untuk berada dalam zona nyaman yang jauh dari inovasi. Pemuda harus kembali menjadi ujung tombak, bukan hanya dalam wacana, tetapi dalam tindakan nyata.

“Aceh Besar butuh energi, semangat, dan ide-ide segar dari anak muda”, kata dia.

Acara hala bihalal ini ditutup dengan tausiah oleh Tgk. Masrul Aidi, LC. Turut hadir Wakil Bupati Drs. Syukri A. Jalil, Plt. Sekda Bahrul Jamil, S. Sos., M. Si, Anggota DPRA dapil I, Ketua DPRK Aceh Besar, OPD, Akademisi, OKP, Ormas dan Paghyuban kecamatan. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *