Mualem Tinjau Peternakan Kambing di Aceh Besar, Dorong Ekonomi Rakyat

oleh
oleh
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), meninjau langsung usaha peternakan kambing milik warga di Peukan Bada, Aceh Besar, Jumat (17/4/2026), sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.

MRI – Aceh Besar | Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, melakukan kunjungan langsung ke salah satu usaha peternakan kambing di kawasan Peukan Bada, Jumat (17/4/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Aceh dalam mendorong penguatan sektor ekonomi berbasis masyarakat, khususnya di bidang peternakan.

 

Dalam peninjauan tersebut, Mualem melihat secara langsung proses pemeliharaan kambing, mulai dari pengelolaan kandang, pemberian pakan, hingga sistem distribusi hasil ternak. Ia juga berdialog dengan para peternak untuk mendengar langsung tantangan dan peluang yang mereka hadapi di lapangan.

Menurut Mualem, usaha peternakan seperti ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat di daerah. Selain relatif mudah dijalankan dengan modal yang tidak terlalu besar, peternakan kambing juga memiliki pasar yang luas, baik untuk kebutuhan konsumsi lokal maupun untuk acara keagamaan dan adat.

“Usaha peternakan rakyat seperti ini harus terus kita dukung. Ini bukan hanya soal produksi, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Mualem di sela-sela kunjungan.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan terus berupaya memberikan dukungan, baik dalam bentuk pelatihan, bantuan bibit ternak unggul, hingga akses pembiayaan bagi para peternak. Dengan dukungan yang tepat, sektor peternakan diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Mualem juga mendorong agar para peternak mulai mengadopsi pola manajemen usaha yang lebih modern dan terintegrasi, termasuk pemanfaatan teknologi sederhana untuk meningkatkan produktivitas. Hal ini penting agar usaha peternakan tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kawasan Aceh Besar sendiri dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan peternakan, mengingat ketersediaan lahan dan dukungan lingkungan yang cukup baik. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, sektor ini diharapkan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah.

Kunjungan ini pun mendapat sambutan positif dari para peternak setempat. Mereka berharap perhatian dari pemerintah dapat terus berlanjut, sehingga usaha yang mereka jalankan bisa berkembang lebih pesat dan berkelanjutan.

Melalui langkah nyata seperti ini, Pemerintah Aceh menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekonomi dari tingkat akar rumput, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.(**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *