Mantan Panglima GAM Wilayah Samudera Pase, Tgk Jafar M. Daud Berpulang

oleh
oleh

MRI – Banda Aceh | Kabar duka menyelimuti Aceh. Tgk Jafar M. Daud, mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Daerah I Wilayah Samudera Pase, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Bersama Aceh Meulaboh (Forbes AMSA), meninggal dunia pada Rabu, 6 Agustus 2025 pukul 19:45 wib.

Tokoh yang akrab disapa Bang Madfan ini mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cempaka Lima, Banda Aceh. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar AMSA, tetapi juga bagi masyarakat Aceh secara luas.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Bang Madfan telah berpulang ke rahmatullah di RS Cempaka Lima. Jenazahnya kini dalam perjalanan menuju rumah duka di Lhokweng, Kecamatan Banda Baro Kabupaten Aceh Utara,” ujar Sekjen AMSA, Amiruddin, saat dikonfirmasi media.

Menurut Amiruddin, semasa hidupnya Tgk Jafar dikenal sebagai sosok yang ramah, santun dalam berbicara, dan sangat dekat dengan masyarakat. Ia juga memiliki hubungan yang baik dengan seluruh anggota AMSA di berbagai daerah.

Sejak terbentuknya AMSA, Tgk Jafar dipercaya sebagai Ketua Umum di tingkat provinsi dan memimpin organisasi tersebut hingga akhir hayatnya. Di bawah kepemimpinannya, AMSA berkembang menjadi forum yang aktif menjalin komunikasi antara mantan kombatan dan masyarakat sipil.

Tgk Jafar dikenal sebagai salah satu panglima GAM yang gigih dan setia pada perjuangan. Ia bertahan di medan perjuangan hingga masa-masa akhir konflik dan aktif terlibat dalam proses perdamaian Aceh.

“Beliau adalah sosok yang teguh pendirian, berani, dan sangat dihormati oleh para pasukan serta masyarakat. Keberanian dan konsistensinya dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Aceh patut dikenang sepanjang masa,” tambah Amiruddin.

Kepergian Tgk Jafar meninggalkan duka yang mendalam bagi rekan seperjuangan dan seluruh anggota AMSA. Mereka merasa kehilangan sosok pemimpin yang tidak hanya tegas, tetapi juga memiliki jiwa sosial tinggi.

Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di tanah kelahirannya, Desa Blang Melanggi, Kemukiman Lhokweng, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara.

Sebelum dimakamkan, jenazah akan disalatkan bersama keluarga, kerabat dekat, serta warga setempat. Pihak keluarga telah mempersiapkan segala keperluan untuk prosesi pemakaman secara adat dan keagamaan.

Masyarakat pun mulai berdatangan ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung. Tangis dan doa mengiringi kepergian sang tokoh yang telah memberikan banyak kontribusi bagi perjuangan Aceh.

Selamat jalan Tgk Jafar M. Daud. Jasamu akan selalu dikenang dalam sejarah perjuangan dan perdamaian Aceh. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *