MRI – Banda Aceh | Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Aceh mendesak agar anggaran Pokok Pikiran (Pokir) publikasi milik legislatif dan pemerintah daerah dialihkan sementara untuk penanganan serta pemulihan pascabencana banjir. Menurutnya, pengalihan anggaran tersebut akan jauh lebih bermanfaat dan berdampak langsung bagi masyarakat yang terdampak bencana.
“Dalam kondisi darurat seperti banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, prioritas anggaran seharusnya difokuskan pada kebutuhan mendesak masyarakat, seperti bantuan logistik, perbaikan infrastruktur, dan pemulihan ekonomi warga,” ujar Ketua PSI Aceh.
Banjir yang melanda Aceh telah menyebabkan kerusakan luas dan korban jiwa. Masyarakat sipil Aceh juga telah mendesak Presiden untuk menetapkan banjir sebagai bencana nasional agar penanganan dapat dilakukan secara terintegrasi dan cepat
PSI Aceh menilai bahwa pengalihan anggaran publikasi dapat membantu meningkatkan respons penanganan bencana.
“Anggaran yang biasanya digunakan untuk publikasi dapat dialihkan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir,” tambah Ketua PSI Aceh.
Penanganan bencana yang efektif memerlukan koordinasi yang baik antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat. PSI Aceh berharap agar pengalihan anggaran publikasi dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan respons penanganan bencana di Aceh.
Dengan pengalihan anggaran publikasi, diharapkan dapat membantu meningkatkan respons penanganan bencana di Aceh dan membantu masyarakat yang terdampak banjir. []
