PEMERINTAH BERSIAP MENGHADAPI KEKERINGAN BERKELANJUTAN
Presiden Joko Widodo pada Senin (24/7) menginstruksikan pemerintah daerah dan badan usaha milik negara menyisihkan dana untuk membantu masyarakat yang terkena dampak kekeringan.
“Kami berharap bisa (mempersiapkan) jauh-jauh hari, agar ketika El Nino melanda, masyarakat tidak kewalahan karena panasnya bisa menyebabkan gangguan kesehatan dan kedua, (keamanan) pangan kita juga bisa terganggu,” katanya kepada wartawan di Jakarta .
Presiden mengatakan pemerintah siap memberikan bantuan pangan dan subsidi untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga akibat gagal panen.
Deputi Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan pemerintah juga perlu bersiap menghadapi dampak lain kekeringan berkepanjangan.
“Pada musim kemarau, udara akan lebih kering dan sarat debu sehingga lebih rentan terhadap penyebaran penyakit,” katanya dalam keterangan tertulis.
Sopaheluwakan mengatakan rata-rata masyarakat Indonesia juga dapat berperan mengurangi dampak kekeringan dengan hanya menggunakan air saat mereka benar-benar membutuhkannya dan menahan diri dari aktivitas yang bergantung pada air seperti menyiram taman atau terlalu sering mencuci mobil.

Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Prasinta Dewi mengatakan, pihaknya telah mendorong pemerintah daerah untuk membuat strategi mitigasi dalam menghadapi dampak kekeringan.
