Indonesia Bersiap Menghadapi Kekeringan Berkepanjangan Akibat El Nino

oleh
oleh

“Setiap daerah harus membuat rencana darurat berdasarkan sumber daya yang mereka miliki. Kemudian, mereka perlu membuat daftar apa yang mereka butuhkan jika terjadi bencana, ”katanya dalam sebuah diskusi pada hari Selasa.

Beberapa provinsi, kata Dewi, mulai memetakan daerah rawan kekeringan dan menyiapkan puluhan truk tangki yang siap mendistribusikan air dari sumber air yang tidak terdampak ke daerah yang membutuhkan.

Pemerintah Jawa Barat melangkah lebih jauh dengan mengumumkan status darurat pada hari Senin, yang memungkinkan provinsi tersebut mengalokasikan lebih banyak uang dan sumber daya untuk mengatasi kekeringan. Status itu juga memungkinkan provinsi meminta bantuan dari pemerintah pusat di Jakarta.

Indonesia
Seorang pria membawa air yang baru diambilnya dari sebuah sungai di Desa Parakan Bujang, Jawa Barat, Indonesia yang terkena dampak kelangkaan air pada musim kemarau 2023. (Foto: Wisnu Agung Prasetyo).

Firdaus Ali, pakar teknik lingkungan dari Universitas Indonesia, mengatakan Indonesia membutuhkan solusi yang lebih strategis untuk mengatasi kekeringan dalam jangka panjang.

Idealnya, kata dia, negara sebesar Indonesia memiliki minimal 4.000 bendungan dan waduk untuk menampung air saat musim hujan dan menyalurkannya kembali saat musim kemarau. Negara berpenduduk 270 juta saat ini memiliki 235.

“Kami membutuhkan infrastruktur air yang masif untuk meningkatkan kemampuan kami dalam memasok air bersih, mengendalikan banjir, dan sebagainya,” kata Ali dalam sebuah diskusi baru-baru ini, seraya menambahkan bahwa proyek semacam itu akan membutuhkan investasi miliaran dolar.

“Kami masih jauh (dari ideal) dan tentunya tidak akan mudah.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *