Komentar: Bisakah Israel dan Hamas Dimintai Pertanggungjawaban atas Dugaan Kejahatan Terhadap Warga Sipil?

oleh
oleh
Israel dan Hamas
Para pria membawa seorang gadis yang terluka menyusul serangan Israel di kota Deir Al-Balah di Jalur Gaza tengah pada 18 Oktober 2023. (Foto: AFP/Mohammed Faiq)

BAGAIMANA DENGAN PBB?

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan gencatan senjata segera.

Dia mengatakan keluhan rakyat Palestina setelah lebih dari 50 tahun pendudukan tidak “membenarkan tindakan teror yang dilakukan Hamas”. Dan dia mengatakan serangan Hamas pada 7 Oktober tidak “membenarkan hukuman kolektif terhadap rakyat Palestina”.

Kepala Hak Asasi Manusia PBB Volker Türk juga telah memperingatkan semua pihak bahwa pelanggaran hukum kemanusiaan akan mempunyai konsekuensi, dan mereka yang melakukan kejahatan perang akan dimintai pertanggungjawaban.

Namun Dewan Keamanan PBB, yang bertugas menjaga perdamaian dan keamanan internasional, belum menyetujui pernyataan mengenai konflik tersebut.

Perdebatan di DK PBB sejak eskalasi konflik yang berkepanjangan ini menunjukkan adanya kesenjangan diplomasi yang mendalam antara para pemain utama global dan pihak-pihak yang bertikai.

Pada titik ini, kenyataan yang menyedihkan adalah bahwa hukum internasional dan lembaga-lembaga global tidak dapat berbuat banyak untuk membatasi tindakan para kombatan di kedua belah pihak atau memberikan bantuan kepada jutaan orang yang berada dalam risiko bahaya yang besar.

Amy Maguire adalah Associate Professor di bidang Hak Asasi Manusia dan Hukum Internasional, Universitas Newcastle. Komentar ini pertama kali muncul di The Conversation.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *